Minggu, 26 Agustus 2012

Pernikahan Meningkatkan Kesehatan Istri, Tapi Tidak Bagi Suami

Pernikahan adalah momen yang sangat membahagiakan. Bagi wanita, pernikahan dapat meningkatkan kondisi kesehatannya. Namun bagi pria justru sebaliknya. Sebuah penelitian menemukan bahwa pernikahan justru dapat menyebabkan komplikasi kesehatan bagi pria.

"Pernikahan dini bagi pria adalah titik balik yang mempengaruhi sisa hidupnya atau bahkan sebagian besar kehidupannya," kata peneliti, Michael McFarland dari Universitas Princeton seperti dilansir LiveScience, Kamis (23/8/2012).

Penelitian ini menemukan bahwa wanita yang telah menikah selama lebih dari 10 tahun memiliki risiko terserang penyakit jantung 13 persen lebih rendah. Namun bagi pria, menikah dini justru lebih berisiko bagi kesehatan dibandingkan menikah di usia yang lebih matang. Menyabarkan diri untuk menikah bisa menurunkan risiko peradangan pada pria sebanyak 30 persen.

McFarland dan rekan-rekannya mengamati faktor risiko biologis atau tanda-tanda seseorang berisiko mengalami masalah kesehatan. Dengan menggunakan data National Social Health and Aging Project, para peneliti menelusuri sejarah perkawinan dan faktor risiko kesehatan dari 528 wanita dan 534 pria berusia 57 - 75 tahun di Amerika Serikat.


Para peneliti mengamati faktor-faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah, denyut jantung dan lingkar pinggang. Faktor sindrom metabolik yang berisiko memicu diabetes tipe II juga diamati. Peneliti juga mengukur kadar protein C-reactive yang ditemukan dalam darah dan memicu peradangan.

Hasilnya, semakin lama pernikahan, maka faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah pada wanita juga makin sedikit. Setiap penambahan 10 tahun usia pernikahan akan menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah sebanyak 13 persen.

Tapi ketika pernikahan terganggu, akibatnya akan mengganggu kesehatan. Wanita yang tetap mempertahankan pernikahan memiliki risiko sindrom metabolik 40 persen lebih rendah daripada wanita yang pernah bercerai atau masih menjanda.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa perceraian dapat memicu kondisi kesehatan yang buruk. Sebuah penelitian tahun 2009 menemukan bahwa 20 persen masalah kesehatan yang kronis lebih banyak ditemukan pada orang yang telah bercerai dibandingkan orang tang telah menikah.

Bertentangan dengan penelitian sebelumnya, efek perlindungan ini tidak ditemukan pada pria yang telah menikah. Orang dewasa yang lebih tua dan pria dewasa tetap memiliki usia harapan hidup yang lebih pendek daripada wanita.

Penelitian yang telah ada sebelumnya menunjukkan bahwa pria menikah akan meningkat kondisi kesehatannya karena rajin menepati janji pemeriksaan dengan dokter daripada pria lajang. Penyebabnya karena sang istri selalu mengingatkan terus-menerus.

Mendengarkan Keluhan Orang Bisa Bikin Otak Korslet


Orang yang banyak mengeluh tandanya kurang bersyukur dan bisa berakibat tidak sehat bagi mental. Tak hanya buruk bagi diri sendiri, mengeluh juga buruk bagi orang lain. Mendengar terlalu banyak keluhan ternyata bisa merusak otak.

Rasa-rasanya tidak ada orang yang suka mendengar keluhan. Selain membuat suasana hati berantakan, keluhan mempengaruhi otak sehingga membuat orang yang mendengar keluhan berperilaku seperti apa yang dikeluhkan orang lain.

Menurut Trevor Blake, penulis buku 'Three Simple Steps: A Map to Success in Business and Life', ahli saraf telah belajar mengukur aktivitas otak ketika menghadapi berbagai rangsangan, termasuk ketika menghadapi atau mendengar keluhan dalam jangka waktu yang lama.

"Otak bekerja seperti otot, lebih dari yang kita duga. Jadi jika terlalu lama mendengarkan hal-hal negatif dari seseorang, Anda lebih mungkin untuk berperilaku seperti orang itu juga," kata Blake seperti dilansir Inc.com, Minggu (26/8/2012).

Yang lebih buruk, mendengarkan terlalu banyak keluhan ternyata dapat membuat bodoh. Penelitian menunjukkan bahwa melihat hal yang negatif selama 30 menit atau lebih negatif dapat merenggangkan koneksi sel saraf di area otak yang disebut hippocampus, bagian ini sangat penting untuk memecahkan masalah.

"Biasanya, orang-orang yang mengeluh tidak ingin mendapat solusi. Mereka hanya ingin pendengarnya ikut mendukung sikap negatifnya terhadap hal yang dikeluhkan dan menyetujui pernyataannya. Dan jika pendengarnya mencoba untuk mengubah perilakunya, maka si pendengar akan menjadi target keluhan," kata Blake.

Sayangnya di dalam perusahaan dan lingkungan sosial, keluhan adalah hal yang akrab dijumpai hampir setiap hari. Untuk mengatasinya, Blake memberikan solusi, yaitu:

1. Menjaga jarak
Karena kebiasaan dan perilaku mengeluh sulit diubah, beri jarak kepada pengeluh layaknya seorang yang bukan perokok menjaga jarak dari perokok akibat paparan asapnya. Dengan demikian, keluhan yang dikeluarkan dapat diminimalisir.

2. Mintalah si pengeluh memperbaiki masalahnya sendiri
Terkadang menjaga jarak sulit diterapkan. Maka strategi kedua adalah membujuk si pengeluh untuk mengatasai sendiri masalahnya. Meskipun sebenarnya beberapa pengeluh sudah mencoba mencari solusi masalahnya, strategi ini dapat membuat si pengeluh berhenti mengeluh.

3. Membentengi diri
Ketika terjebak harus mendengarkan keluhan, gunakan teknik-teknik mental untuk memblokir keluhan. Analoginya seperti sedang berada dalam kericuhan, namun tidak menghiraukan berbagai gangguan yang datang. Bisa juga dengan membayangkan sesuatu hal yang lain yang lebih menyenangkan dan tidak menggubris keluhan yang datang.

Rabu, 27 Juni 2012

Awas Risiko Kecelakaan akibat Begadang!

Perhelatan akbar sepakbola di kawasan benua Eropa sudah dimulai. Bagi mereka yang fanatik dengan sepakbola, menonton siaran langsung di layar kaca wajib hukumnya. Para fans juga biasanya rela tidak tidur semalaman alias begadang demi melihat aksi pemain idola mereka.

Hal yang perlu diingat dari menonton siaran langsung sepakbola adalah kondisi kebugaran dan kesehatan. Jangan sampai gara-gara menonton siaran langsung sepakbola semalam suntuk, kebugaran tubuh Anda menurun. Dan yang lebih ekstrem lagi, jangan sampai aktivitas begadang di malam hari mendatangkan bencana bagi Anda.

Betapa tidak. Dengan jadwal siaran langsung hampir setiap hari mulai pukul 10 malam hingga dini hari,  Anda berisiko kehilangan waktu istirahat dan mengalami perubahan pola tidur. Menurut praktisi kesehatan tidur dr. Andreas Prasadja RSPGT, kekurangan tidur akibat begadang dapat memperbesar risiko terjadinya kecelakaan. 

Bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi, baik motor atau mobil, sebagai sarana transportasi menunju ke tempat kerja, faktor kecukupan tidur harus diperhatikan selama musim pertandingan Piala Eropa.  Andreas menyarankan, mereka yang harus berkendara keesokan harinya setelah menonton sepakbola sebaiknya mencukupi kebutuhan tidurnya.

"Pesan saya, kalau seseorang mau berkendara, minimum dia harus tidur 6 jam sebelumnya. Kalau kurang dari itu, sebaiknya naik kendaraan umum," katanya saat dihubungi Kompas.com, Senin, (11/6/2012).

Andreas menjelaskan, tidur merupakan kebutuhan dasar manusia sama seperti makan, minum dan bernafas. Sehingga apabila seseorang kekurangan waktu tidurnya, maka ia harus mengganti waktu tidur yang hilang.

Tidur yang sehat akan memberikan vitalitas dan kebugaran yang akan meningkatkan produktivitas seseorang. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang mengabaikan kesehatan tidur. Akibatnya, tanpa diperhatikan, masalah tidur telah memperberat, bahkan menyebabkan berbagai masalah sosial.

"Kurang tidur karena begadang juga membuat daya tahan tubuh turun, hipertensi dan diabetes naik, khususnya untuk mereka yang punya riwayat penyakit tersebut," katanya.

Menabung tidur
Andreas berpesan, begadang menonton siaran sepakbola boleh-boleh saja, asalkan sebelumnya sudah menabung waktu tidur. Cara yang bisa dilakukan misalnya dengan tidur singkat (power nap) saat jam makan siang, atau tidur malam lebih awal sebelum menyaksikan pertandingan. 

Setiap orang, kata Andreas, memiliki jam biologis yang berbeda-beda. Makin tua usia seseeorang, maka kebutuhan tidur cenderung berkurang. Pada anak-anak, kebutuhan tidur bisa sampai 12 jam, orang dewasa muda sekitar 8,5-9 jam. sedangkan orang dewasa tua maksimal hanya 8 jam.

Andreas juga tidak menyarankan penggunaan atau konsumi minuman yang bersifat stimulan selama begadang menyaksikan pertandingan sepakbola.

"Saya sarankan supaya saat nonton bola enggak usah minum kafein, dan minuman berenergi. Karena efek dari minum kafein baru hilang dari peredaran darah setelah 9-12 jam," katanya.

Fakta Menarik Seputar Tidur

Tidur termasuk dalam kebutuhan primer bagi kesehatan tubuh dan jiwa. Ada beberapa alasan mengapa tidur sangat penting. Jika kita kurang tidur, risiko terkena diabetes, stroke, obesitas, hingga hipertensi, akan meningkat.

Yang menarik mengenai tidur adalah jika kita terlalu banyak tidur lebih dari yang direkomendasikan 7-8 jam setiap malam, maka kita juga akan beresiko terkena penyakit jantung. Fakta tersebut bukan satu-satunya hal menarik seputar tidur. Berikut adalah beberapa fakta mengejutkan lain mengenai tidur yang mungkin belum Anda ketahui:

- Mimpi bisa terjadi pada semua fase tidur

Dulu, para peneliti mengira bahwa kita hanya bisa bermimpi pada fase tidur Rapid Eye Movement (REM). Belakangan pendapat tersebut dikoreksi karena riset menunjukkan manusia bisa bermimpi pada semua fase tidur. Selama fase non-REM, mimpi manusia terbentuk oleh pikiran, perasaan, dan emosi yang mereka alami. 

- Tak semua orang perlu alarm untuk bangun

Beberapa orang tidak memerlukan alarm untuk bangun pada waktu yang sama karena mereka sudah memiliki jam alarm internal. Orang-orang tersebut biasanya bisa terbangun karena hormon stres adrenokortisotophin. Tubuh kita memproduksi hormon itu untuk merespon stres biologis karena mengingat harus meeting penting di pagi hari yang akhirnya membuat kita terbangun. 

- Anak dan remaja perlu waktu tidur yang sama

Mengapa para remaja selalu susah dibangunkan ketika tidur? Karena mereka sama seperti anak-anak yang perlu 10 jam waktu tidur. Sementara orang dewasa tidur 8 jam sudah membuat bugar. 

- Otak tidak pernah tertidur

Tubuh mungkin bisa kelelahan dan mengantuk, tetapi otak kita tidak pernah berhenti berfungsi. Selama kita tertidur, otak akan sibuk memerintahkan sistem organ untuk tetap berfungsi, misalnya organ pernapasan.

- Bahaya tidur tak bisa diam

Ada orang-orang tertentu yang tak pernah bisa tenang ketika tidur, mereka menendang atau bahkan meninju sambil tidur. Menurut penelitian, orang seperti itu beresiko tinggi menderita penyakit saraf seperti parkinson ketika mereka sudah tua.

- Kurang tidur mengurangi konsentrasi

Tidur dengan waktu yang cukup sangat penting karena jika tidak Anda akan mengalami gangguan konsentrasi dan kemampuan memecahkan masalah. Kurang tidur juga membuat kita mudah lupa.

- Posisi tidur memengaruhi kecantikan

Banyak yang percaya bahwa tidur terlentang bisa membuat orang awet muda. Yang benar adalah, tidur dalam posisi miring atau tengkurap akan membuat wajah bersentuhan langsung dengan bantal. Hal tersebut menyebabkan terbentuknya "garis" di wajah yang bisa memicu kerutan.

Jumat, 18 Mei 2012

MASIH ADAKAH KU DI HATIMU

Masih Ingatkah Saat Pertama
Terucap Janji........
Masih Ingatkah Saat Pertama
Ku Kecup Keningmu.....
Masih Ingatkah Saat Pertama
Kita Berlari........
Masih Ingatkah Saat Pertama
Dirimu dan Ku Pergi.....
Masih Ingatkah Saat Pertama
Saat Kita Berbagi.....

      Masih Kah Kau Ingat
      Saat Kita Menanti......
      Masih Kah Kau Ingat
      Saat Kau Menangis.......
      Masih Kah Kau Ingat
      Saat Kita Bertengkar.....

Ku Masih Ingat
Jalan Kita yg Lalui dulu
Ku Masih Ingat
Ketiga Ayahmu memakiku
Ku Masih Ingat
Orang2 Melecehkanku

        Kini Kita Tlah Bersama....
        Kini Kenangan Itu Masih 
        Di Benakku...........
        Tak Mungkin Terhapus 
        Dimakan Zaman.....

Tapi...apakah itu semua
Juga ada dalam Memorimu.............................................
Hatiku ...selalu Menanyakanmu......................................

KAU ADA DISINI TEMANI KU

Ku Tak Mungkin Mencintaimu
Karena Hatiku Tlah Dimilikinya
Kau Tak Mungkin Memiliki Ku 
Sepenuh Hatimu.........

Maaf kan Daku, Ku Hanya Ingin Setia
Karena Hatiku Tlah dimilikinya

Maafkan Daku Yg Tlah Menabur 
Benih Rasa Di hatimu
Ku Hanya Ingin Berteman 

Ku Hanya Manusia Biasa
Yang Kadang Salah.....
Maaf Kan Daku Yg telah Mengecewakanmu

Hanya Satu Pintaku
Terima Aku Sebagai Sahabat Terdekatmu....

Maaf kan daku Sahabat......
Dan Izinkanlah Bisikan hatiku....
Ku Ingin Bersahabat dgn mu 
Sampai Tak Berujung Waktu......

MENEPIS SEPI

Bila Senja Telah Tiba
Hatiku Bertambah Sengsara
Menahan Rasa Sepi yg Menghimpit

Ku slalu menanti mentari bersinar
Agar hatiku tak lagi sepi

Tak tahu ku harus membuang 
sepi ini. Ku sangat menderita...

Tolong ku ingin lepas dari sepi ini
Adakah yg peduli dgn ku